GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Choirul Huda: Legenda? Sepertinya Saya Belum Cukup Layak Menyandang Gelar Itu

Choirul Huda: Legenda? Sepertinya Saya Belum Cukup Layak Menyandang Gelar Itu

Choirul Huda: Legenda? Sepertinya Saya Belum Cukup Layak Menyandang Gelar Itu Choirul Huda meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri karena men…

Choirul Huda: Legenda? Sepertinya Saya Belum Cukup Layak Menyandang Gelar Itu

Choirul Huda: Legenda? Sepertinya Saya Belum Cukup Layak Menyandang Gelar Itu

Choirul Huda meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri karena mengalami benturan atau tabrakan dengan rekan setimnya

Choirul Huda: Legenda? Sepertinya Saya Belum Cukup Layak Menyandang Gelar ItuYoutubeChoirul Huda

TRIBUN-BALI.COM- Dunia sepak bola Indonesia kembali berduka.

Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal dunia saat tengah membela timnya melawan Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (15/10/2017) sore.

Choirul Huda meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri karena mengalami benturan atau tabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues da n penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento.

Menurut pihak RSUD dr Soegiri, Lamongan, dr Zaki Mubarok, Choirul Huda meninggal akibat mengalami benturan di kepala.

"Choirul Huda disinyalir meninggal karena benturan di kepala dan leher," kata dr Zaki Mubarok, Minggu (15/10/2017).

"Saat dibawa ke RSUD dr Soegiri, Lamongan, dia masih bernapas," ucapnya.

Sebelumnya, saat membela Persela Lamongan ketika melawan Semen Padang, Choirul Huda tak sadarkan diri karena terlibat benturan dan harus diganti pada menit ke-45.

Tim medis langsung bergerak cepat dengan masuk ke lapangan, menempatkan Choirul Huda di tandu lalu membawa keluar lapangan.

Choirul Huda kemudian diberikan alat bantu pernapasan dari tabung oksigen.

Lalu, pemain yang membela Persela Lamongan sejak akhir 1990-an ini diangkut dengan mobil ambulans untuk dibawa ke rumah sakit.

Halaman selanjutnya 123
  • < /li>
Editor: Aloisius H Manggol Sumber: BolaSport.com Ikuti kami di Hina TNI, Ini Surat Balasan untuk Kompol Abdulmubin Siagian dari Para Tentara di Perbatasan Sumber: Tribun Bali

Tidak ada komentar