GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Ingat! Operasi Zebra Dimulai Besok Bertepatan Galungan, Pengendara Pakai Udeng Dapat Dispensasi Ini

Ingat! Operasi Zebra Dimulai Besok Bertepatan Galungan, Pengendara Pakai Udeng Dapat Dispensasi Ini

Ingat! Operasi Zebra Dimulai Besok Bertepatan Galungan, Pengendara Pakai Udeng Dapat Dispensasi Ini Operasi Zebra Tahun 2017 ber…

Ingat! Operasi Zebra Dimulai Besok Bertepatan Galungan, Pengendara Pakai Udeng Dapat Dispensasi Ini

Ingat! Operasi Zebra Dimulai Besok Bertepatan Galungan, Pengendara Pakai Udeng Dapat Dispensasi Ini

Operasi Zebra Tahun 2017 berlangsung dari tanggal 1 hingga 14 November mendatang.

Ingat! Operasi Zebra Dimulai Besok Bertepatan Galungan, Pengendara Pakai Udeng Dapat Dispensasi IniTribun BaliSeorang pengendara sepeda motor tanpa helm terjaring razia saat Operasi Zebra Agung yang digelar Polres Klungkung.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selama 14 hari ke depan, kepolisian lalulintas Polda Bali akan memburu pengendara yang masih menggunakan bahu jalan untuk dijadikan parkir.

Kepolisian juga bakal menggelar razia tertib lalu lintas.

Namun, untuk pengendara yang memakai udeng saat hendak sembahyang dapat dispensasi atau keringanan.

Hanya saja dengan catatan radius 10 KM dari tempat sembahyang.

Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes AA Made Sudana mengatakan, terkait dengan pemakaian udeng saat berkendara, Dirlantas menjelaskan bagi pemedek yang akan bersembahyang tidak diberikan penindakan.

Hal tersebut diberlakukan karena mengacu pada Pasal 4 ayat (1) dan (2) Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali Nomor 217 Tahun 1989 Tentang Wajib Pemakaian Topi Pengaman (Helm) Bagi Pengemudi Sepeda Motor Dan Orang Yang Duduk Di Belakangnya Atau Dibonceng.

Di dalam keputusan tersebut dijelaskan pejabat Kepolisian Republik Indonesia dalam hal tertentu dapat memberikan dispensasi untuk tidak memakai helm.

Salah satu dispensasi yang dimaksud ialah menggunakan pakaian, dalam rangka melaksanakan ibadah Agama atau upacara keagamaan dan upacara tradisional yang secara rasional dan obyektif dapat dipertanggung jawabkan dalam radius tertentu.

"Dalam peraturan tersebut menjelaskan bahwa pengendara yang menggunakan pakaian adat mendapatkan dispensasi dalam radius 10 kilometer dengan kecepatan maksimum 40 kilometer per jam," tegasnya.

Namun ia menegaskan tetap mengingatkan kepada jajaran untuk memberikan pemahaman seberapa penting penggunaan helm selama berkendara di jalan raya kepada masyarakat.

Halaman selanjutnya 123
Penulis: I Dewa Made Satya Parama Editor: Ida Ayu Made Sadnyari Sumber: Tribun Bali Ikuti kami di Wanita Ini Temukan Kamera Tersembunyi Berbentuk USB di Toilet Umum, saat Dicek Isinya Mengejutkan! Sumber: Tribun Bali

Tidak ada komentar