GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Meresahkan, Paspampres Gadungan Kibuli Pemilik Restoran di Solo, Modusnya Persiapan Mantu Presiden

Meresahkan, Paspampres Gadungan Kibuli Pemilik Restoran di Solo, Modusnya Persiapan Mantu Presiden

Meresahkan, Paspampres Gadungan Kibuli Pemilik Restoran di Solo, Modusnya Persiapan Mantu Presiden Tidak hanya di Solo, kata Agus…

Meresahkan, Paspampres Gadungan Kibuli Pemilik Restoran di Solo, Modusnya Persiapan Mantu Presiden

Meresahkan, Paspampres Gadungan Kibuli Pemilik Restoran di Solo, Modusnya Persiapan Mantu Presiden

Tidak hanya di Solo, kata Agus, pelaku juga melakukan penipuan terhadap pemilik rumah makan di wilayah Sragen, Karanganyar, dan Sukoharjo.

Meresahkan, Paspampres Gadungan Kibuli Pemilik Restoran di Solo, Modusnya Persiapan Mantu PresidenTRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANIDari kiri ke kanan, Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, Iriana Jokowi dan Kaesang Pangarep, dalam jumpa pers di Sumber, Banjarsari, Solo, Minggu (17/9/2017) siang. (TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI)

TRIBUN-BALI.COM - Kepolisian Resor Kota (Polres ta) Solo mendapat laporan kasus dugaan penipuan pesan makanan oleh pemilik usaha rumah makan (RM) di Solo, Jumat (20/10/2017).

Pelaku kasus dugaan penipuan tersebut mengaku sebagai anggota Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) berinisial B dengan pangkat Letkol.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, membenarkan, adanya laporan kasus dugaan penipuan tersebut.


Kasus dugaan penipuan tersebut terjadi pada Sabtu (14/10/2017) lalu.

Bermula pelaku yang mengaku sebagai anggota Paspampres mendatangi sebuah rumah makan di Solo.

Pelaku merekomendasikan kepada pemilik rumah makan bahwa makanannya tersebut layak disajikan dalam pernikahan putri Presiden, Kahiyang Ayu.

"Pelaku ini merekomendasikan kepada pemilik rumah makan kalau menu makanannya layak untuk sajian dalam pernikahan," kata Kasatreskrim di Solo, Jumat siang.

Setelah itu, pelaku meminta kepada para pemilik rumah makan untuk membawa contoh menu makanan ke Hot el Novotel Solo berlokasi di Jl Gajah Mada.

Di hotel tersebut pelaku meminta telepon genggam milik para korban dengan alasan akan dipasangi GPS (Global Positioning System) agar tidak disadap orang lain.

Bukannya dipasangi GPS, justru telepon genggam milik para korban tersebut dibawa lari oleh pelaku.

Tidak hanya di Solo, kata Agus, pelaku juga melakukan penipuan terhadap pemilik rumah makan di wilayah Sragen, Karanganyar, dan Sukoharjo.

"Penampilan pelaku ini sangat meyakinkan sehingga korban percaya apapun yang dikatakan pelaku," katanya.(TribunSolo.com/Labib Zamani)

Berita ini sebelumnya telah dipublikasikan TribunSolo.com dengan judul: Mengaku Anggota Paspampres, Seorang Pria Tipu Beberapa Pemilik Rumah Makan di Solo Raya.

Editor: ady sucipto Sumber: Tribun Solo Ikuti kami di Pria Kemayu Hina Jokowi saat Live di Facebook, Pamer Uang dan Hujat Ayu Ting Ting Sumber: Tribun Bali

Tidak ada komentar