GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Rekonstruksi Kematian Botak Digelar Besok

Rekonstruksi Kematian Botak Digelar Besok

Rekonstruksi Kematian Botak Digelar Besok Kurang lebih sebanyak 30 adegan akan diperagakan oleh tersangka Ketut Mahardika alias Kelet (50)Minggu, 15 Oktober 2017 23:20Instagram/info_sing…

Rekonstruksi Kematian Botak Digelar Besok

Rekonstruksi Kematian Botak Digelar Besok

Kurang lebih sebanyak 30 adegan akan diperagakan oleh tersangka Ketut Mahardika alias Kelet (50)

Rekonstruksi Kematian Botak Digelar BesokInstagram/info_singarajaGede Sugiarta alias Botak (31).

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ratu Ayu

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Aparat Kepolisian Sektor Kota Singaraja akan menggelar rekonstruksi kasus kematian Gede Sudiarta alias Botak (31) pada Senin (16/10) besok, sekitar pukul 10.00 wita.

Demikian di sampaikan Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika, pada Minggu (15/10) malam.

Rekonstruksi rencananya akan digelar dia dua Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni di rumah tersangka Kelet, yang terletak di Jalan Pulau Belitung, nomor 19, Kelurahan Kampung Baru, Buleleng dan juga di Jalan Pulau Sulawesi Kelurahan Kampung Baru, Buleleng sebagai lokasi ditemukannya Botak dalam keadaan bersimbah darah oleh sejumlah warga.

"Ya rekonstruksi jam 10.00 besok Nanti akan dilaksanakan di dua TKP. Tapi kumpul dulu di Mapolsek Kota Singaraja," kata AKP Suartika.

Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma mengatakan, kurang lebih sebanyak 30 adegan akan diperagakan oleh tersangka Ketut Mahardika alias Kelet (50), bersama dengan sejumlah saksi dan seorang anggota kepolisian yang nantinya ditugaskan untuk menggantikan peran almarhum Botak, dalam rekonstruksi besok.

"Rekonstruksi dilakukan untuk mencocokan keterangan tersangka, dengan para saksi, dan juga barang bukti. Mudah-mudahan akan digelar dalam minggu-minggu ini. Kurang lebih adegannya ada sekitar 30an," kata Kompol Wiranata saat dihubungi melalui saluran telepon seluler, pada Senin (9/10).

Imbuh Kompol Wiranata, reka adegan dalam kasus pembunuhan ini juga akan disaksikan oleh pihak kejaksaan. "Nanti kalau ada pengacaranya juga akan kami undang. Jadi biar semua melihat bagaimana gambaran kejadian itu. Untuk saat ini BAPnya sudah hampir rampung," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Gede Sugiarta alias Botak (31), ditemukan oleh sejumlah warga dalam keadaan bersimbah darah di Jalan Pulau Sulawesi, pada Minggu (1/10) sore.

Usut punya usut, Botak tewas akibat dibunuh oleh rekannya sendiri yang bernama Ketut Mahardika alias Kelet, dengan menggunakan pedang, karena dilatarbelakangi oleh masalah Narkoba. (rtu)

Editor: Aloisius H Manggol Sumber: Tribun Bali Ikuti kami di Video Detik-detik Kiper Persela Choirul Huda Tabrakan di Lapangan hingga Akhirnya Meninggal Dunia Sumber: Tribun Bali

Tidak ada komentar