GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Widodo Cahyono Putro Beberkan Rahasia Strikernya Jelang Menjamu Sriwijaya FC di Dipta

Widodo Cahyono Putro Beberkan Rahasia Strikernya Jelang Menjamu Sriwijaya FC di Dipta

Bali United Widodo Cahyono Putro Beberkan Rahasia Strikernya Jelang Menjamu Sriwijaya FC di Dipta WCP pun menjawab sekaligus membuk…

Widodo Cahyono Putro Beberkan Rahasia Strikernya Jelang Menjamu Sriwijaya FC di Dipta

Bali United

Widodo Cahyono Putro Beberkan Rahasia Strikernya Jelang Menjamu Sriwijaya FC di Dipta

WCP pun menjawab sekaligus membuka rahasia saat ditanya perbandingan striker Sriwijaya FC, Beto Gonzalves dan striker Bali United

Widodo Cahyono Putro Beberkan Rahasia Strikernya Jelang Menjamu Sriwijaya FC di DiptaTribun Bali/Rizal FananySylvano Comvalius

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro (WCP) menyoroti khusus mantan anak asuhnya Alberto Beto Gonzalves, saat Bali United menjamu Sriwijaya FC di Stadion Dipta Gianyar, Senin (30/10/2017) malam.

WCP pun menjawab sekaligus memb uka rahasia saat ditanya perbandingan striker Sriwijaya FC, Beto Gonzalves dan striker Bali United top skor Liga I Indonesia 33 gol, Sylvano Dominique Comvalius.

WCP menilai, Beto lebih komplet dibanding Comvalius.

"Beto Goncalves adalah pemain yang harus diwaspadai di kubu Sriwijaya FC. Dia adalah pemain komplit. Saya rasa ia tetap bisa mencetak gol tanpa pemain lainnya. Apalagi jika ditunjang pemain lain, dia bisa sangat berbahaya. Tapi secara keseluruhan, bukan hanya Beto. Siapapun pemain yang masuk ke sepertiga pertahanan, maka pemain tersebut patut di waspadai," kata WCP dalam sesi jumpa pers, kemarin di Badung.

Dia menjelaskan, perbedaan Beto dan Comvalius, yakni Comvalius harus ada suport dari pemain lain.

WCP membuka rahasia strikernya yang juga top skor Liga I Indonesia ini.

Namun ia menambahkan, bukan hanya Beto tapi semua yang masuk daerah pertahanan perlu diwaspadai.

Meski demikian WCP menegaskan ini kandang Bali United , tak ada yang boleh ambil poin di sini.

Dalam laga ini, WCP menekankan terkait transisi dari menyerang ke bertahan.

Meski nantinya, ada peluang Bali United tercipta di gawang lawan, pemain harus cepat transisi bertahan.

"Pertahanan terbaik dimana hilang bola di situ pressur. Tujuannya, agar buyar konsentrasi pemain lawan saat mengirim bola ke depan," katanya. (*)

Penulis: Marianus Seran Editor: Ida Ayu Made Sadnyari Sumber: Tribun Bali Ikuti kami di Mengaku Tolak Undangan Presiden Jokowi dan Menteri, Ustaz Ini Malah Banjir Pujian Sumber: Tribun Bali

Tidak ada komentar