GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

4 Langkah Pulihkan Pariwisata Bali Pasca-erupsi Gunung Agung

4 Langkah Pulihkan Pariwisata Bali Pasca-erupsi Gunung Agung

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Seorang wisatawan tengah berada di Pantai Sindhu, Sanur, Denpasar, Bali (Sabtu/15/2016). Pantai Sindhu masih berada di garis Pantai Sanu…

4 Langkah Pulihkan Pariwisata Bali Pasca-erupsi Gunung Agung

Seorang wisatawan tengah berada di Pantai Sindhu, Sanur, Denpasar, Bali (Sabtu/15/2016). Pantai Sindhu masih berada di garis Pantai Sanur.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Seorang wisatawan tengah berada di Pantai Sindhu, Sanur, Denpasar, Bali (Sabtu/15/2016). Pantai Sindhu masih berada di garis Pantai Sanur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca ditetapkannya status "awas" Gunung Agung Bali, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali terus menurun. Industri pariwisata Bali sempat lumpuh sementara.

Untuk memulihkan pariwisata Bali, sekaligus mencapai target- kunjungan wisman, Kementer ian Pariwisata dan beberapa asosiasi industri pariwisata melakukan empat langkah strategis.

Empat langkah tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Akhir Tahun, di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (22/12/2017).

Sejumlah wisatawan menyaksikan letusan Gunung Agung dari Pantai Jemeluk, Karangasem, Bali, Minggu (26/11/2017). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan telah terjadi letusan freatik kedua pada pukul 17.20 Wita yang disusul dengan semburan asap dan abu vulkanis hingga ketinggian 3.000 meter. ANTARA FOTO / NYOMAN BUDHIANA Sejumlah wisatawan menyaksikan letusan Gunung Agung dari Pantai Jemeluk, Karangasem, Bali, Minggu (26/11/2017). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan telah terjadi letusan freatik kedua pada pukul 17.20 Wita yang disusul dengan semburan asap dan abu vulkanis hingga ketinggian 3.000 meter.
1. Cabut travel warning

Salah satu yang amat berdampak terhadap penurunan wisman ke Bali ialah adanya travel warning dari beberapa negara.

Menpar Indonesia, Arif Yahya mengatakan telah bertemu Konsulat Jendral RRC di Bali, untuk minta mencabut travel warning-nya terhadap Indonesia.

"Kalau mau mencabut travel warning kita juga harus melihat diri sendiri. Mau ga mau harus mencabut juga level awasnya di Bali. Nah sekarang sudah diluruskan kalau Bali status normal, kecuali di radius tertentu," terangnya.

Para penumpang turun dari kapal penyeberangan dari Bali di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Rabu (29/11/2017)KOMPAS.COM/Ira Rachmawati Para penumpang turun dari kapal penyeberangan dari Bali di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Rabu (29/11/2017)
2. Anggaran Rp 100 milyar untuk promosikan Bali

Mempromosikan Bali sebagai deatinasi yang aman dengan status "normal"nya dinilai menjadi salah satu solusi. Terlebih dengan beragam promo menarik yang bisa mengundang kembali wisatawan datang ke Bali.

"Kita anggarkan 100 milyar untuk promosi program tadi (Hot Deals), selama tiga bulan sepanjang recovery," terang Arief.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Tour dan Travel Agent (ASITA), Asnawi Bahar juga mengatakan telah mengistruksikan jajarannya untuk mempromosikan Hot Deals ke Bali, tak hanya untuk wisman. Ia percaya permintaan wisatawan nusantara (wisnus) juga besar untuk ke Bali di saat seperti ini.

"Minimnya wisatawan mancanegara sebenarnya bisa dicover dulu sama wisatawan domestik kita yang lebih berani ke Bali, lebih tau medan. Kita promosikan ke sana, dengan Hot Deals yang oke," tutur Asnawi Bahar, Ketua Umum ASITA, dalam kesempatan yang sama.

Wisatawan menikmati keindahan kawasan wisata Geopark Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Rabu (4/10/2017). Banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut merupakan wisatawan yang mengurungkan niatnya ke Gunung Agung di Karangasem.KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Wisatawan menikmati keindahan kawasan wisata Geopark Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Rabu (4/10/2017). Banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut merupakan wisatawan yang mengurungkan niatnya ke Gunung Agung di Karangasem.
3. Gerakan Ayo ke Bali

Asita juga menyiapkan gerakan kampanye #AyokeBali untuk mempromosikan kembali wisata Bali ke wisatawan nusantara dan mancanegara.

"Gerakan #AyokeBali akan kita launching minggu besok di Bali. Jadi semua klien kita undang, anggota ada 7000-an tour travel kita undang ke Bali untuk launching dan menyiapkan promo-promo ke Bali untuk di jual," jela s Asnawi.

Turis di Pantai Balangan, BaliKompas.com/Wahyu Adityo Prodjo Turis di Pantai Balangan, Bali

4. Strategi mitigasi bencana

Menpar mengatakan pelaku pariwisata harus berani menjamin wisatawan bisa pulang dari Bali di saat gencar mempromosikan Bali. Oleh karena itu, industri pariwisata butuh strategi mitigasi bencana yang baik.

"Kita harus mencontoh Jepang, yang hampir setiap hari diguncang gempa, teknonik lagi. Tapi pariwisatanya 2011-2013 naik pesat. Itu karena mitigasi bencana yang bagus, dan wisatawan terjamin, tidak khawatir," terangnya.

Ia pun berencana, akan ada rencana mitigasi yang melibatkan kordinasi tiga bandara besar terdekat yaitu Bandara Internasional Lombok, I Gusti Ngurah Rai Bali, dan Blimbingsari Banyuwangi.

"Jadi mitigasinya kita bisa sebut seperti darkside, jadi kita standar jadwal dan operasional yang kita sembunyikan, tapi saat kita butuhkan, tinggal di 'on'-kan saja," terang Arief.

Cara lain menikmati kehangatan matahari terbit di pantai Sanur, Bali, Senin (20/2/2017). KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQ Cara lain menikmati kehangatan matahari terbit di pantai Sanur, Bali, Senin (20/2/2017).

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, mengatakan akan segera mensimulasikan strategi mitigasi tersebut pada 27 Desember 2017 nanti.

"Kita sudah ada SOP-nya, tinggal coba untuk simulasi, dan akan segera nanti 27 Desember. Pura-puranya terjadi erupsi, dan wisatawan nanti akan dikondisikan seperti mitigasi yang sesuai prosedur," tuturnya pada KompasTravel.

Pitana yakin, dengan simulasi yang sesuai prosedur tersebut wisatawan tak perlu risau. Simulasi tersebut juga bekerja sama dengan moda transportasi laut, darat, juga udara lainnya.

Berita Terkait

Menpar Kritik Hotel di Bali Pelit Diskon Saat Gunung Agung Erupsi

Erupsi Gunung Agung, Okupansi Hotel Sentuh Angka 15 Persen

Pelaku Pariwisata Sebut Dampak Erupsi Gunung Agung Melebihi Bom Bali

Buktikan Bali Aman, Para Turis "Selfie" Berlatar Gunung Agung

Terkini Lainnya

4 Langkah Pulihkan Pariwisata Bali Pasca-erupsi Gunung Agung

4 Langkah Pulihkan Pariwisata Bali Pasca-erupsi Gunung Agung

News 22/12/2017, 17:00 WIB 5 Taman yang Cocok untuk Ajak Ibu Piknik

5 Taman yang Cocok untuk Ajak Ibu Piknik

Travel Story 22/12/2017, 16:05 WIB

Target 17 Juta Wisman, 5 Negara Ini Jadi Incaran Kemenpar

News 22/12/2017, 15:04 WIB Indonesia Terus Incar Turis China Tahun 2018

Indonesia Terus Incar Turis China Tahun 2018

News 22/12/2017, 14:12 WIB Yang Unik di Jepang, Onsen dengan 9 Sumber Air yang Berbeda

Yang Unik di Jepang, Onsen dengan 9 Sumber Air yang Berbeda

Jepang Terkini 22/12/2017, 13:10 WIB 2018, Citilink Tambah Varian Makanan, Termasuk Makanan Vegetarian

2018, Citilink Tambah Varian Makanan, Termasuk Makanan Vegetarian

News 22/12/2017, 11:40 WIB Libur Akhir Tahun, Yuk Bertualang ke Taman Nasional Bali Barat

Libur Akhir Tahun, Yuk Bertualang ke Taman Nasional Bali Barat

Travel Story 22/12/2017, 10:58 WIB Kemenpar Siapkan Rp 100 Miliar untuk Pulihkan Pariwisata Bali

Kemenpar Siapkan Rp 100 Miliar untuk Pulihkan Pariwisata Bali

News 22/12/2017, 09:05 WIB Berperang dengan Makhluk Mars Lucu di Waha   na Baru Dufan

Berperang dengan Makhluk Mars Lucu di Wahana Baru Dufan

Travel Story 22/12/2017, 08:07 WIB Mencari Jejak Macan Tutul dan Harimau Jawa di Bromo Tengger Semeru

Mencari Jejak Macan Tutul dan Harimau Jawa di Bromo Tengger Semeru

News 22/12/2017, 07:21 WIB Promo Hidangan Natal Rp 200.000++ di Hotel Ini

Promo Hidangan Natal Rp 200.000++ di Hotel Ini

Food Story 22/12/2017, 06:18 WIB Menpar: Proyeksi Target 17 Juta Wisman Tahun 2017 Tidak Tercapai

Menpar: Proyeksi Target 17 Juta Wisman Tahun 2 017 Tidak Tercapai

News 21/12/2017, 22:56 WIB Menpar: Status Pariwisata Bali Normal, Aman untuk Wisatawan

Menpar: Status Pariwisata Bali Normal, Aman untuk Wisatawan

News 21/12/2017, 21:03 WIB Menpar Kritik Hotel di Bali Pelit Diskon Saat Gunung Agung Erupsi

Menpar Kritik Hotel di Bali Pelit Diskon Saat Gunung Agung Erupsi

News 21/12/2017, 19:26 WIB Keju Raclette, Santapan Pas di Musim Dingin

Keju Raclette, Santapan Pas di Musim Dingin

Jepang Terkini 21/12/2017, 17:28 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Bali

Tidak ada komentar