GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Ketua VIWI dan PHRI: Tahun Depan Me-"Recovery" Bali

Ketua VIWI dan PHRI: Tahun Depan Me-"Recovery" Bali

ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A Wisatawan asing berada di Pura Lempuyang, Karangasem, Bali, Kamis (7/12/2017). Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan pemerintah memangk…

Ketua VIWI dan PHRI: Tahun Depan Me-"Recovery" Bali

Wisatawan asing berada di Pura Lempuyang, Karangasem, Bali, Kamis (7/12/2017). Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan pemerintah memangkas target kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun ini dari 15 juta menjadi 14 juta wisatawan akibat erupsi Gunung Agung di Bali.ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A Wisatawan asing berada di Pura Lempuyang, Karangasem, Bali, Kamis (7/12/2017). Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan pemerintah memangkas target kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun ini dari 15 juta menjadi 14 juta wisatawan akibat erupsi Gunung Agung di Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com â€" Ketua Visit Indonesia Wonderful Indon esia ( VIWI) 2018 yang juga Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI), Haryadi Sukamdani mengaku optimis melihat perkembangan pariwisata Indonesia tahun 2018.

“(Tahun depan) masih bagus sih kalau lihat trennya. Karena kan kita juga koordinasi, belum pernah kejadiannya pariwisata bersatu begini. Ditambah lagi kita libatkan perusahan co-branding tadi,” kata Haryadi usai acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata IV-2017, di The Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2017).

Baca juga : Erupsi Gunung Agung, Okupansi Hotel Sentuh Angka 15 Persen

Koordinasi yang dimaksudkan Haryadi adalah dengan hadirnya program VIWI 2018. Program tersebut merupakan konversi dari branding menjadi selling atau penjualan produk wisata yang melibatkan Kementerian Pariwisata dan 16 asosiasi industri pariwisata.

Haryadi mengatakan pada tahun 2018 hal utama yang akan dilakukannya adalah fokus pada B ali dan juga mendorong daerah lain untuk tumbuh dalam sektor pariwisata. Salah satunya melalui program VIWI 2018.

“Jadi pekerjaan besar kita memang bagaimana me-recovery Bali. Karena Bali penting maka kita me-recovery Bali,” kata Haryadi.

Baca juga : Pasca Pembukaan Bandara Ngurah Rai, Sempat Masuk 3.000 Wisman Per Hari

“Karena di Bali kan bandara buka tutup. Kalau bandara sudah buka tutup, masalahnya berat deh. Beda sama bom, kalau saat itu kan airport-nya nggak tutup. Kita mencoba untuk melakukan strategi,” tambahnya.

Pramusaji menyiapkan makanan untuk wisatawan saat asap putih terembus dari kawah Gunung Agung terlihat dari Amed, Karangasem, Bali, Kamis (7/12/2017). Gunung Agung yang berada dalam status level IV atau awas kembali mengembuskan asap putih tebal dari kawahnya.  ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBAR AK A Pramusaji menyiapkan makanan untuk wisatawan saat asap putih terembus dari kawah Gunung Agung terlihat dari Amed, Karangasem, Bali, Kamis (7/12/2017). Gunung Agung yang berada dalam status level IV atau awas kembali mengembuskan asap putih tebal dari kawahnya. Menurut dia, caranya sendiri adalah dengan terus menawarkan atau mempromosikan destinasi Bali pada wisatawan nusantara dan wisatawan di kawasan ASEAN.

Sebab, lanjut Haryadi, wisnus dan wisatawan yang berada di kawasan ASEAN tidak terlalu takut sepanjang Gunung Agung masih terkendali.

“Strategi tetap kita isi, ada keyakinan orang-orang sehingga mereka terbiasa (dengan kondisi Gunung Agung), dan nggak anggap itu sebagai sesuatu yang menakutkan,” kata Haryadi.

Berita Terkait

Bali Butuh Dana Promosi untuk Pulihkan Citra Pariwisata

Pelaku Pariwisata Sebut Dampak Erupsi Gunung Agung Melebihi Bom Bali

The Villas Bali Hotel & Spa Menjadi Impiana Private Villas Seminyak

Gelar Festival Kuwung, Banyuwangi Undang Bali hingga Yogyakarta

Terkini Lainnya

Inikah Online Travel Agent Pertama Layani Online Check In Pesawat?

Inikah Online Travel Agent Pertama Layani Online Check In Pesawat?

News 14/12/2017, 22:10 WIB PT. Kereta Api Indonesia Beri Diskon 40 Persen, Intip Di Sini...

PT. Kereta Api Indonesia Beri Diskon 40 Persen, Intip Di Sini...

News 14/12/2017, 21:05 WIB Sumsel Gratiskan Wisata Musi Naik Ketek untuk Atlet Asian Games 2018

Sumsel Gratiskan Wisata Musi Naik Ketek untuk Atlet Asian Games 2018

News 14/12/2017, 20:00 WIB Promosi Wisata, Disbudpar Sumsel Incar Negara Peserta Asian Games

Promosi Wisata, Disbudpar Sumsel Incar Negara Peserta Asian Games

News 14/12/2017, 19:00 WIB 3 Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Kutub Utara

3 Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Kutub Utara

Travel Story 14/12/2017, 17:55 WIB Berapa Harga Menginap di Resor Ski Jepang?

Berapa Harga Menginap di Resor Ski Jepang?

Hotel Story 14/12/2017, 16:42 WIB Menikmati Kota Nara dari Sisi Berbeda

Menikmati Kota Nara dari Sisi Berbeda

Jepang Terkini 14/12/2017, 15:28 WIB Ini 10 Destinasi yang Disiapkan Sumsel untuk Peserta Asian Games 2018

Ini 10 Destinasi yang Disiapkan Sumsel untuk Peserta Asian Games 2018

News 14/12/2017, 14:23 WIB Kolam Renang Umum di Jepang dan Aturannya yang Ketat

Kolam Renang Umum di Jepang dan Aturannya yang Ketat

Travel Story 14/12/2017, 13:07 WIB Desember, Saat yang Tepat Berkunjung ke Singapura

Desember, Saat yang Tepat Berkunjung ke Singapura

N ews 14/12/2017, 09:31 WIB 2018 Telkom Gencarkan Program Wi-Fi di Destinasi Wisata

2018 Telkom Gencarkan Program Wi-Fi di Destinasi Wisata

News 14/12/2017, 08:20 WIB Menikmati Senja di Kebun Raya Liwa

Menikmati Senja di Kebun Raya Liwa

Travel Story 14/12/2017, 07:24 WIB Apa Saja yang Bisa Dilakukan di Resor Inklusif?

Apa Saja yang Bisa Dilakukan di Resor Inklusif?

Hotel Story 14/12/2017, 06:18 WIB Sebelum Ditutup, Yuk Ikut Tanam Pohon dan Bersih-bersih Gunung Prau

Sebelum Ditutup, Yuk Ikut Tanam Pohon dan Bersih-bersih Gunung Prau

News 13/12/2017, 22:31 WIB Jangan Nekat! Pendakian Gunung Prau Ditutup Mulai Januari 2018

Jangan Nekat! Pendakian Gunung Prau Ditutup Mulai Januari 2018

News 13/12/2017, 21:05 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Bali

Tidak ada komentar