GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Luncurkan Single Ketiga, Dipha Barus Masukkan Unsur Tradisional Bali

Luncurkan Single Ketiga, Dipha Barus Masukkan Unsur Tradisional Bali

IDN Times/Margith DamanikJakarta, IDN Times â€" DJ kenamaan asal Indonesia, Dipha Barus, Rabu (4/4) mengeluarkan single ketiganya. Dalam penggarapan single …

Luncurkan Single Ketiga, Dipha Barus Masukkan Unsur Tradisional Bali

Luncurkan Single Ketiga, Dipha Barus Masukkan Unsur Tradisional Bali IDN Times/Margith Damanik

Jakarta, IDN Times â€" DJ kenamaan asal Indonesia, Dipha Barus, Rabu (4/4) mengeluarkan single ketiganya. Dalam penggarapan single ini, Dipha berkolaborasi dengan penyanyi pendatang baru, Monica Karina. Single ketiga Dipha Barus berjudul “Money Honey (Count Me In).”

Setelah sukses dengan dua single terdahulunya, kini Dipha mempersembahkan single ketiganya yang siap dinikamti dunia. “Seneng banget, terlebih waktu orang yang denger share aku lewat IG Story gitu, seneng banget. Itu musik dulu ada di laptop doang gitu,” kataya.

Direktur Juni Records Ardyanto Pratono menilai Dipha sebagai sosok yang lebih dari sekada r DJ. “Dipha adaah sosok musisi yang terbilang komplet. Pencapaian di industri musik dibarengi dengan kualitas yang selalu terjaga di setiap karyanya,” katanya.

1. Masukkan unsur musik Indonesia sentuhan tradisional Rindik Bali

Luncurkan Single Ketiga, Dipha Barus Masukkan Unsur Tradisional Bali IDN Times/Margith Damanik

Meski single ketiga ini berbahasa Inggris, Dipha tak lupa memberi sentuhan elemen musik Indonesia pada karyanya. Hal itu menjadi salah satu kekhasan Dipha. Dalam single barunya ini musik tradisional Rindik Bali menjadi elemen yang dipilih.

Memperkenalkan musik Indonesia melalui karyanya menjadi tujuan Dipha dalam tiap karyanya. Dipha mengaku memiliki bank sample yang berisikan potongan-potongan elemen musik tradisional Indonesia.

Saat ditanya berapa banyak bank sample yang Dipha punya, den gan santai cowok keren ini menjawab “tiga tera,” katanya. Dalam tiap karyanya Dipha memunculkan elemen musik tradisional Indonesia. Mulai dari sample musik Saman Aceh sampai Sasando, Dipha miliki.

Baca juga: Bikin Pengalaman Musikmu Berkesan dengan 5 Hal Anti Mainstream Ini

2. Karya Dipha terkenal sampai ke Amerika Latin

Luncurkan Single Ketiga, Dipha Barus Masukkan Unsur Tradisional Bali IDN Times/Margith Damanik

EDITORS' PICKS

  1. 7 Pose Via Vallen Bareng Artis Lain Ini Langsung Viral, Makin Hits Deh!
  2. Adu Mesra 9 Gaya Pemotretan Seleb Pacaran, Siapa Paling Romantis?

Karya Dipha tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Party people dari Amerika Latin juga menikmati karya anak bangsa yang satu ini. Bahkan ternyata pendengar lagu Dipha di kawasan Amerika Latin dan Asia Pasifik lebih banyak ketimbang di Indonesia loh.

Dipha, dalam tiap karyanya, selalu ingin memberikan vibe positif kepada para pendengarnya. Meskipun lagunya diciptakan dalam bahasa inggris, Dipha mengupayakan agar lagunya dapat dinyanyikan dengan rasa bahasa ibu juga dengan sentuhan elemen musik tradisional Indonesia.

Sebelumnya Dipha telah sukses mengeluarkan single dengan judul “No One Can Stop Us” bersama dengan Kallula yang berhasil meraih lebih dari 7 juta stream. Satu lagi single sensasional Dipha berjudul “All Good” bersama Nadin .

Single “All Good” berhasil menorehkan lebih dari 15 juta sream dan lebih dari 35% pendengarnya berasal dari area Amerika Latin. Kedua sigle tersebut berhasil meraih penghargaan AMI Awards pada tahun 2016 dan 2017 untuk kategori Karya Produksi Dance/Electronic Terbaik.

3. Menemukan Monica dari media sosial

Luncurkan Single    Ketiga, Dipha Barus Masukkan Unsur Tradisional Bali IDN Times/Margith Damanik

Dalam single ketiga ini, sekali lagi Dipha bekerja sama dengan penyanyi perempuan pendatang baru. Pertemuan Dipha dan Monica ternyata menarik loh. Dipha menemukan Monica lewat akun media sosial temannya.

“Habis itu kita kontakan, sepakat bikin karya bareng,” kata Dipha. Menurut Dipha media sosial menjadi platform strategis untuk menemukan bakat penyanyi baru seperti Monica dan Nadin. Dipha mengaku tidak dengan sengaja hanya memilih penyanyi pendatang baru.

Baginya semua berjalan organicly. “Saya denger dia nyayi, terus kebayang aja gitu ritmenya digimanain, dan gitu deh,” kata Dipha. Baginya Monica memiliki ciri khas suara yang unik. “Monica memiliki karakter vokal yang unik dan sangat cocok dengan konsep musik yang ingin saya garap di dalam p royek ini,” kata Dipha.

Musik bernuansa R&B ini diproduksi Dipha dan Monic dengan pembagian 50:50. Estetika elektronik yang baik dan manis dibuat Dipha agar pendengarnya memiliki pengalaman musik yang tidak hanya groovy tapi juga penuh dengan hook yang sing-a-long.

Baca juga: Gak Cuma Musik, 5 Konser di Indonesia Ini Kasih Venue Terbaik

Read More Sugeng WahyudiEditorSugeng WahyudiLine IDN TimesSumber: Google News | Berita 24 Bali

Tidak ada komentar