GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Ukraina Siap Terima Ekspor 7 Komoditi Buah Dari Indonesia, Bali Siapkan Manggis

Ukraina Siap Terima Ekspor 7 Komoditi Buah Dari Indonesia, Bali Siapkan Manggis

Ukraina Siap Terima Ekspor 7 Komoditi Buah Dari Indonesia, Bali Siapkan Manggis Peluang Indonesia sambung dia begitu besar apalagi diketahui Ukraina…

Ukraina Siap Terima Ekspor 7 Komoditi Buah Dari Indonesia, Bali Siapkan Manggis

Ukraina Siap Terima Ekspor 7 Komoditi Buah Dari Indonesia, Bali Siapkan Manggis

Peluang Indonesia sambung dia begitu besar apalagi diketahui Ukraina selama ini impor buah tropis dari Amerika Latin.

Ukraina Siap Terima Ekspor 7 Komoditi Buah Dari Indonesia, Bali Siapkan ManggisIstimewaIlustrasi buah Manggis

TRIBUN-BALI.COM - Kepala Badan Karantina Pertanian RI, Banun Harpini usai menandatangani MoU dengan Papua Nugini perihal jaminan produk pertanian perdagangan menyebutkan Indonesia segera bersiap untuk ekspor 7 komoditas buah-buahan ke Ukraina.

"Sebelum ini kami juga telah melakukan MoU yang serupa dengan Ukraina terkait ekspor buah-buahan tropis kita ke Ukraina. Buah-buahan itu antara lain Nanas, Jeruk Nipis, Salak, Pisang Mangga, Manggis dan Buah Naga. Untuk Bali bisa disiapkan buah Manggis." sebutnya saat wawancara di Hotel Ramada Bintang Bali, Jumat (20/4/2018) kemarin.

Ia pun bersyukur karena buah-buahan tropis itu ada di Indonesia dan penyakitnya tidak menjadi concern-nya Ukraina karena perbedaan iklim.

Indonesia beriklim tropis sementara Ukraina Subtropis.

"Paling tidak tahun ini, 2 komoditi dulu yang bisa kita kirim yakni Nanas dan Jeruk Nipis. Kita supply chance yang bagus, sementara sudah bicara dengan kelompok tani dan eksportir untuk membuat rantai pasok. Dan kami upayakan tahun ini, apalagi pak Jokowi berencana ke Ukraina, dan diharapkan jika beliau sudah di sana nanti di mejanya sudah ada buah nanas dari Indonesia."jelas dia.

Peluang Indonesia sambung dia begitu besar apalagi diketahui Ukraina selama ini impor buah tropis dari Amerika Latin.

"Kita punya kese mpatan besar, kalau mereka impor dari Amerika Latin ke Ukraina kan jauh. Kemarin sempat beberapa orang datang dan melihat jeruk nipis dan nanas kita, mereka bilang kenapa tidak dari Indonesia saja. Jadi kita optimis ini segera terpenuhi." jelasnya.

Sementara jumlah seberapa besarnya kata dia sampai saat ini mereka (Ukraina) belum memberikan angka pasti dan membatasi, tergantung pelaku usaha atau B to B (bisnis to bisnis) nya berkembang.

"Mereka siap mengirimkan delegasi dan membawa B to B ke Indonesia dan sama-sama kita bicarakan. (*)

Penulis: Busrah Ardans Editor: Eviera Paramita Sandi Sumber: Tribun Bali Ikuti kami di Jadi Sorotan Media Asing, TKI Diperkosa Polisi Malaysia saat Minta Bantuan karena Disiksa Majikan Sumber: Google News | Berita 24 Bali

Tidak ada komentar