Ancaman Mogok Pilot Garuda Indonesia Mengkhawatirkan, Begini Respon Manajemen

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Ancaman Mogok Pilot Garuda Indonesia Mengkhawatirkan, Begini Respon Manajemen

Berita 24 Indonesia
Minggu, 03 Juni 2018
Ancaman Mogok Pilot Garuda Indonesia Mengkhawatirkan, Begini Respon Manajemen

Ancaman Mogok Pilot Garuda Indonesia Mengkhawatirkan, Begini Respon Manajemen

Ancaman mogok para karyawan, termasuk pilot, Garuda Indonesia menjelang Lebaran 2018 mendapat respon

Ancaman Mogok Pilot Garuda Indonesia Mengkhawatirkan, Begini Respon ManajemennetIlustrasi pesawat Garuda Indonesia.

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Ancaman mogok para karyawan, termasuk pilot, Garuda Indonesia menjelang Lebaran 2018 mendapat respon dari Direktur Operasional dan Teknik PT. Angkasa Pura (AP) II, Djoko Murjatmodjo.

Ia berharap karyawan PT Garuda Indonesia tidak melakukan pemogokan kerja.

Karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang tergabung dalam Serikat Kar yawan Garuda (Sekarga) mengancam mogok kerja.

Ancaman mogok itu merujuk pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Garuda bulan lalu, yang dinilai tak sesuai dengan kondisi perusahaan.

"Kita samaâ€'sama mendengar dari press release pekerja (Garuda), terus terang kami berharap ini tidak terjadi (pemogokan kerja). Karena saya dengar sudah ada pertemuan antara Menko Kemaritiman dan PT Garuda Indonesia," ujar Djoko dalam diskusi bertema ‘Mudik Asik` di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (2/6).

Meski demikian, ia mengaku pihaknya berusaha mengantisipasi segala kemungkinan. Termasuk apabila pemogokan kerja dari karyawan Garuda benarâ€'benar terjadi dalam waktu dekat.

Satu cara yang akan ditempuh yakni AP akan meminta para penumpang untuk tidak mudik menggunakan pesawat atau jalur udara.

Selain itu, Djoko menyoroti dampak dari pemogokan apabila terjadi nantinya, yaitu banyak penumpang akan telantar dan membuat kondisi mudik menjadi tidak kondusif.

"Karena kalau ini terjadi (pemogokan kerja), para penumpang akan telantar. Mudahâ€'mudahan komunikasi akan menyelesaikannya dengan baik," katanya.

Sebelumnya, pihak manajemen Garuda Indonesia telah menanggapi agar konflik yang terjadi dapat dibicarakan secara terbuka antara pihak perusahaan dan pekerja.

Halaman selanjutnya 123
Editor: Ady Sucipto Sumber: Tribun Bali Ikuti kami di Dibunuh di Gereja dan Ditemukan Bercak Sperma, Begini Cara Pendeta Henderson Bunuh Anak Angkatnya Sumber: Google News | Berita 24 Bali< /a>