www.AlvinAdam.com

Berita 24 Bali

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sudah Siapkah Klub Indonesia Berlaga di Asia?

Posted by On 15.08

Sudah Siapkah Klub Indonesia Berlaga di Asia?

Aspek utama yang mesti disorot adalah aspek-aspek pengelolaan klub yang ada dalam persyaratan lisensi klub profesional, sebab ini menjadi syarat mutlak tiap klub yang akan berlaga di kompetisi Asia. Aspek itu meliputi insfrastruktur, olahraga, personal dan administrasi, hukum, dan keuangan.

Bali United, Madura United, dan Persija Jakarta, yang dipastikan menjadi wakil Indonesia musim depan sebetulnya sudah memenuhi aspek-aspek tersebut. Namun, mereka hanya memenuhi satu level pemenuhan aspek tersebut di atas, yaitu level A yang merupakan persyaratan yang benar-benar harus dipenuhi atau tergolong persyaratan minimum. Agar mendapat lisensi profesional AFC yang merupakan syarat mutlak berlaga di kompetisi Asia, mereka harus mencapai setidaknya level B atau level kedua dari tiga level atau kriteria yang menjadi patokan.

Sebagai pengingat, ada tiga level dalam tiap aspek yang harus dipenuhi, yaitu level A, B, dan C. Level A dan B adalah persyaratan yang benar-benar harus dipenuhi atau tergolong persyaratan minimum â€" Arema dan Persib merupakan klub Indonesia yang telah memenuhi dua level ini. Namun, meski level B merupakan syarat wajib atau syarat minimum, klub-klub yang tidak bisa memenuhi persyaratan ini masih dibolehkan mengikuti kompetisi, tetapi dengan sejumlah sanksi atau persyaratan tambahan. Dengan kata lain, kegagalan memenuhi kriteria B tidak menghalangi tim bersangkutan untuk mendapatkan lisensi.

"Bali United, Madura United dan Persija Jakarta sebenarnya berhak mendapatkan lisensi karena sudah melengkapi status kriteria A, kriteria yang kalau tidak dipenuhi otomatis gugur verifikasi. Namun, ketiga klub itu belum bisa menuntaskan beberapa hal di kriteria B," ujar Waki l Ketua Umum PSSI Joko Driyono beberapa waktu yang lalu, seperti dikutip dari Antara.

Dengan begitu, tiga klub yang dikirim mewakili Indonesia untuk berlaga di AFC Champions League ataupun AFC Cup bisa benar-benar berlaga di sana dengan syarat tertentu, yaitu memenuhi level atau kriteria B dalam aspek persyaratan lisensi. Dan berdasarkan kabar terakhir, kriteria tersebut sudah dipenuhi oleh Bali, Madura, dan Persija, yang artinya tidak ada masalah dalam hal pengelolaan dan infrastruktur klub. Setidaknya sejauh ini.

Bali United menjadi yang terdepan dalam pemenuhan syarat tersebut. Ketika mendapat kabar bahwa mereka hanya berhasil memenuhi level A, Yabes Tanuri selaku pemilik klub langsung bergerak cepat. Mereka membenahi berbagai kekurangan yang terlihat maupun tidak.

â €œYa, Bali United sudah resmi mendapatkan lisensi AFC walaupun masih ada sedikit kekurangan yang harus kami lengkapi. Namun, kami yakin akan segera melengkapi kekurangan tersebut sebelum waktu tenggang yang ditentukan. Ini semua hasil kerja keras semua pihak klub,” ujar Yabes Tanuri.

Salah satu yang paling dikedepankan Bali United untuk dibenahi adalah Stadion I Wayan Dipta yang direncanakan sebagai kandang. Bahkan tersiar kabar bahwa Bali United sengaja mengambil alih pengelolaan stadion yang sebelumnya dikelola pemerintah provinsi Bali tersebut agar bisa secara total memperbaikinya. Kini, berbagai fasilitas penunjang stadion sudah tampak membaik, seperti adanya papan iklan elektronik di sekeliling lapangan hingga penambahan tribun utara-selatan.

Kelayakan stadion memang cukup riskan. Bila stadion yang biasa dipakai dianggap AFC tidak layak, hal terbaik yang mesti dilakukan adalah meminjam stadion di kota lain yang lebih layak. PSMS Medan pada 2009 lalu dan Persiwa Wamena pada satu tahun setelahnya merupakan dua wakil Indonesia di Asia yang terpaksa menjadi tim musafir, sebab stadion yang mereka miliki ketika itu dianggap tidak layak.

Sumber: Google News | Berita 24 Bali

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »