www.AlvinAdam.com

Berita 24 Bali

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Eks Napi Teroris: Bom Bali I Membuka Misteri Rentetan Bom di Indonesia

Posted by On 14.42

Eks Napi Teroris: Bom Bali I Membuka Misteri Rentetan Bom di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan narapidana terorisme Ali Fauzi mengatakan bahwa peristiwa Bom Bali I yang terjadi pada 12 Oktober 2002 silam adalah musibah sekaligus anugerah.

Menurut Ali, musibah dirasakan bagi para korban dan keluarga korban peristiwa tragis tersebut. Sedangkan, anugerah bagi Kepolisian RI yang mampu mengungkap jaringan terorisme di Tanah Air.

"Lewat Bom Bali I polisi bisa mengungkap rentetan kasus bom di Indonesia," kata Ali di Hotel Akmani, Jakarta, Sabtu (24/2/2018).

Menurut Ali, ada kebuntuan saat bom meledak di depan Kedutaan Besar Filipina, pada Agustus 2000 silam. Saat itu, polisi masih buta petunjuk siapa dalang di balik aksi terorisme tersebut.

"Ada bom Plaza Atrium Senen (2001) dan rentetan bom (lain) di Tanah Air. Itu semua bisa terungkap lewat tertangkapnya kakak saya, Amrozi, Ali Imron, Ali Ghu fron, dan lainnya," kata dia.

(Baca juga: Cegah Dendam, Pemerintah Diminta Rangkul Eks Teroris dan Keluarga Korban)

Tabur bunga peringatan tragedi Bom Bali ke-13 di Monumen Bom Bali, Jalan Legian, Kuta, Senin (12/10/2015).KOMPAS.com/SRI LESTARI Tabur bunga peringatan tragedi Bom Bali ke-13 di Monumen Bom Bali, Jalan Legian, Kuta, Senin (12/10/2015).Karena itu, adik kandung otak Bom Bali I tersebut mengatakan, bom yang meledak di Paddy's Pub dan Sari Club di Jalan Legian, Kuta Bali itu adalah pembuka misteri teror bom di dalam negeri.

"Bom Bali I jadi pembuka misteri rentetan bom di Indonesia yang kemudian terkuak ada jaringan besar yang berama Jemaah Islamiyah," kata Ali Fauzi.

"Rentetan bom mulai dari tahun 2000 sampai 2010 itu dilakukan oleh kawan-kawan saya yang ada di Jemaah Islamiyah. Kami khusus dibina, didid ik di bidang build engineering dari (bom) skala kecil sampai besar," ujar dia.

Ali pun mengungkapkan penyesalannya telah membuat ratusan orang meninggal dunia dan cacat seumur hidup, karena aksi teror bomnya.

"Ketika pertama kali ketemu korban bom saya agak pesimistis. Karena memang saya pada waktu itu seperti diadili. Saya sempat mundur, saya enggak kuat seperti ini," tuturnya.

"Ada sebagian korban bom yang belum mau menerima saya, menunjuk-nunjuk mata saya, kepala saya. Air mata saya hampir dua piring, saya dengar kisah korban bom, kita semua hanyut dalam tangisan. Proses ini tak mudah," ucap Ali.

Kompas TV Kapolda Bali Irjen Petrus Golose bersama beberapa pejabat utama Polda Bali menghadiri undangan kepolisian Inggris.
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Memberantas Terorisme

Berita Terkait

Cegah Dendam, Pemerintah Diminta Rangkul Eks Teroris dan Keluarga Korban

Kepala BNPT Minta Mantan Napi Teroris Tidak Dimarjinalkan

Jadi Wilayah Terluar, Kepulauan Riau Rawan terhadap Radikalisme dan Terorisme

Kepala BNPT Memastikan Akan Perjuangkan Hak Korban Terorisme

MUI Undang Kabareskrim dan BNPT Bahas Isu Terkini Soal Terorisme

Terkini Lainnya

Diduga Terlibat Eksploitasi Seksual, PB   B Tarik Pasukan di Sudan Selatan

Diduga Terlibat Eksploitasi Seksual, PBB Tarik Pasukan di Sudan Selatan

Internasional 27/02/2018, 05:25 WIB  Petinju Inggris Tewas Setelah Menang

Petinju Inggris Tewas Setelah Menang

Olahraga 26/02/2018, 23:58 WIB Putin Perintahkan Jeda Serangan ke Ghouta Timur selama Lima Jam Setiap Hari

Putin Perintahkan Jeda Serangan ke Ghouta Timur selama Lima Jam Setiap Hari

Internasional 26/02/2018, 23:51 WIB Sopir Angkot yang Bergabung OK Otrip Akan Diatur Jam Kerjanya

Sopir Angk ot yang Bergabung OK Otrip Akan Diatur Jam Kerjanya

Megapolitan 26/02/2018, 23:44 WIB Guru Pedofil di Rusia Bebas dari Sanksi Penjara Usai Nikahi Korban

Guru Pedofil di Rusia Bebas dari Sanksi Penjara Usai Nikahi Korban

Internasional 26/02/2018, 23:32 WIB Polisi Tangkap Tiga Orang Perekrut TKI Adelina

Polisi Tangkap Tiga Orang Perekrut TKI Adelina

Regional 26/02/2018, 23:19 WIB Warga Pesimistis Ganjil Genap di Gerbang Tol Bekasi Timur dan Barat Dapat Mengurai Kemacetan

Warga Pesimistis Ganjil Genap di Gerbang Tol Bekasi Timur dan Barat Dapat Mengurai Kemacetan

Megapolitan 26/02/2018, 23:19 WIB Viral, Video 2 Gadis ABG Duel di Jalan Diduga karena Masalah Asmara

Viral, Video 2 Gadis ABG Duel di Jalan Diduga karena Masalah Asmara

Regional 26/02/2018, 23:12 WIB  Pria Berpakaian Aneh Terobos Markas Brimob Polda Sulteng

Pria Berpakaian Aneh Terobos Markas Brimob Polda Sulteng

Regional 26/02/2018, 23:09 WIB Partai Berkarya Senang Larangan Pakai Gambar Soeharto Ditetapkan KPU

Partai Berkarya Senang Larangan Pakai Gambar Soeharto Dite tapkan KPU

Nasional 26/02/2018, 22:57 WIB India-Pakistan Saling Tembakkan Artileri, Ratusan Orang Melarikan Diri

India-Pakistan Saling Tembakkan Artileri, Ratusan Orang Melarikan Diri

Internasional 26/02/2018, 22:57 WIB KPU Laporkan Komisioner KPU Garut ke DKPP untuk Disidang

KPU Laporkan Komisioner KPU Garut ke DKPP untuk Disidang

Nasional 26/02/2018, 22:38 WIB Ketika Dedi Mulyadi Sembuhkan Seorang Nenek yang Depresi

Ketika Dedi Mulyadi Sembuhkan Seorang Nenek yang Depresi

Regional 26/02/2018, 22 :33 WIB PPP Tak Masalahkan Duet Jokowi-Prabowo pada Pilpres 2019, asal...

PPP Tak Masalahkan Duet Jokowi-Prabowo pada Pilpres 2019, asal...

Nasional 26/02/2018, 22:22 WIB Tim Gubernur Anies Kaji Pergub Izin Rumah untuk Tempat Usaha

Tim Gubernur Anies Kaji Pergub Izin Rumah untuk Tempat Usaha

Megapolitan 26/02/2018, 22:21 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Bali

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »